Tips Tetap Sehat Saat Menjalani Work from Home (WFH)

Demi mengurangi penyebaran COVID-19, banyak perusahan memperbolehkan karyawannya untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Walaupun terdengar menyenangkan, bekerja dari rumah bisa jadi perkara yang sulit dan membuat kita lupa menerapkan pola hidup sehat.

Work from home (WFH) bukan menjadi alasan untuk Anda menghabiskan sisa waktu setelah bekerja dengan hanya tiduran atau mengonsumsi camilan sambil menonton TV. Selain bisa menurunkan produktivitas, kebiasaan tersebut juga bisa memengaruhi kesehatan Anda.


Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda tetap disiplin menerapkan pola hidup sehat, apalagi di saat terjadinya wabah infeksi virus Corona seperti sekarang. Cara menerapkannya pun mudah, kok.

Tetap Sehat Saat Work from Home
Berikut ini adalah beberapa kegiatan sederhana yang bisa Anda terapkan selama menjalani WFH agar tubuh tetap sehat:

1. Tetap bangun pagi dan sarapan
Selama WFH, Anda memang dapat bangun lebih siang daripada biasanya. Namun, penting untuk membiasakan diri tetap bangun pagi, supaya pola tidur Anda tetap teratur dan kesehatan dapat lebih terjaga.

Selain itu, bila bangun pagi, Anda jadi memiliki waktu tambahan untuk memasak makanan sehat dan bisa menikmati waktu sarapan. Sarapan yang sehat dan santai tidak hanya dapat memberikan Anda energi hingga siang hari, tapi juga bisa menyiapkan pikiran untuk lebih fokus saat bekerja.

2. Berjemur di pagi hari
Selain sarapan, Anda juga disarankan untuk berjemur di pagi hari. Kebiasaan ini tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan tulang, tetapi juga mampu membuat suasana hati Anda menjadi lebih baik. Ini tentu akan memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja Anda selama menjalani WFH.

3. Duduk dengan posisi yang benar
Saat WFH, posisi bekerja Anda memang lebih bebas, bahkan sambil tengkurap di tempat tidur pun bisa. Namun, sebaiknya Anda tetap bekerja dengan posisi duduk layaknya sedang bekerja di kantor, yaitu dengan kursi dan meja.

Walaupun awalnya terasa lebih nyaman, bekerja sambil berbaring atau tengkurap terlalu lama bisa meningkatkan risiko Anda sakit punggung, leher, atau bahu, karena otot-otot di bagian tersebut menjadi kaku.

Selain itu, Anda disarankan untuk berdiri dan berjalan atau melakukan peregangan paling tidak 1 jam sekali. Cara ini berguna untuk mengurangi ketegangan otot-otot yang cukup lama bertahan di posisi yang sama.

4. Konsumsi makanan sehat
Agar daya tahan tubuh dan kesehatan tetap terjaga, konsumsilah makanan sehat dengan kandungan gizi yang seimbang, yaitu mengandung protein, karbohidrat, lemak baik, serat, mineral, dan vitamin.

Dengan waktu di rumah yang lebih banyak, Anda juga bisa lebih sering memasak. Cobalah beragam resep makanan sehat sehingga menu makan Anda bervariasi dan Anda pun tidak cepat bosan.

Selain itu, tidak adanya batasan waktu seperti di kantor bisa membuat jadwal makan Anda menjadi berubah selama WFH. Sebisa mungkin, tetap jaga jadwal makan seperti biasa untuk menghindari masalah pencernaan, seperti naiknya asam lambung.

5. Batasi dan bijak memilih camilan yang dikonsumsi
Godaan untuk mengonsumsi camilan yang gurih dan manis memang cenderung lebih besar selama menjalani WFH. Namun, sebaiknya Anda tetap membatasi konsumsi camilan, terutama yang tinggi kalori dan gula, agar berat badan Anda tetap terkontrol.

Mengudap makanan seperti keripik kentang, coklat, atau snack ringan lainnya mungkin bisa membuat Anda jadi lebih semangat untuk sesaat. Namun, penelitian membuktikan camilan ini justru bisa membuat Anda mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Ini tentunya bisa membuat kegiatan WFH jadi tidak lancar.

Jika Anda merasa lapar di tengah bekerja, pilihlah camilan sehat, seperti buah, kacang-kacangan, yoghurt, atau produk olahan susu rendah lemak. Selain bisa mengatasi lapar, camilan ini juga bisa memberikan nutrisi yang baik untuk tubuh.

6. Lakukan olahraga rutin
Agar tubuh dan pikiran tetap sehat selama menjalani WFH, Anda harus tetap meluangkan waktu untuk berolahraga. Ada banyak olahraga di rumah yang bisa Anda lakukan, mulai dari yoga, push up, senam aerobik, lompat tali, hingga Zumba.

Jika Anda membutuhkan bimbingan dari ahlinya, ikutilah tutorial olahraga online yang tersedia di berbagai platform media sosial. Selain itu, Anda juga boleh, kok, lari pagi di luar rumah. Namun, ada syaratnya. Tetap terapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak 1–3 meter dari orang-orang di sekitar Anda.

7. Jangan lupakan kontak sosial
Walaupun berada di tengah kenyamanan rumah, lama-kelamaan mungkin Anda akan merasa bosan dan kesepian. Wajar saja, interaksi sosial Anda saat bekerja di rumah tentunya akan jadi lebih sedikit dibandingkan saat Anda bekerja di kantor.

Terlebih lagi, berita-berita wabah yang Anda lihat di TV atau media sosial bisa saja membuat Anda resah. Hati-hati, ini dapat berpengaruh pada kesehatan mental Anda, lho. Di saat seperti ini, Anda membutuhkan dukungan dan interaksi dengan orang-orang terdekat untuk memperbaiki mood dan meredakan kekhawatiran Anda.

WFH memang bisa membuat Anda memiliki lebih banyak waktu senggang di rumah. Namun, tidak jarang orang menjadi terlena akan kelebihan waktu ini dan memanfaatkannya untuk bersantai-santai seharian.

Jadikan WFH sebagai kesempatan Anda untuk menjalani gaya hidup yang sehat. Memang, sih, mempraktikan hal ini tidak semudah yang dibayangkan. Namun, dengan disiplin dan fokus, WFH yang produktif dan sehat bukan tidak mungkin untuk dicapai.

Bila selama bekerja di rumah Anda memiliki keluhan kesehatan atau pertanyaan seputar kesehatan, baik terkait COVID-19 maupun tidak, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui chat di aplikasi Alodokter. Di aplikasi ini, Anda juga bisa membuat janji konsultasi dengan dokter di rumah sakit bila memang diperlukan.